![]() |
PALEMBANG,
SP - Jika berbicara mengenai sejarah awal mula Sriwijaya FC mengiprahkan
karirnya di sepakbola tanah air, memang tak terlepas dari jersey yang
dikenakan skuad Laskar Wong Kito.
Yah
jersey berwarna kuning dengan ciri khas bermotif songket ini cukup
memberi tuah bagi Sriwijaya FC, terhitung sejak berdirinya Sriwijaya FC
2005 lalu, klub berlogo elang andalas ini mampu mengukir sejarah
dengan berbagai prestasi yang ia torehkan seperti Double Winner
2007-2008 hingga juara Indonesia Super Language (ISL) 2011-2012.
Namun
dengan menurunya prstasi Sriwijaya FC pasca terdegradasi ke Liga 2,
Manajemen akan mengubah warna jersey kebanggan tersebut, tentunya hal
ini banyak yang menimbulkan pro kontra khususnya bagi tiga suporter yang
terikat dengan tiga warna kebanggan Laskar wong Kito yakni Sriwijaya
Mania (Kuning), Singa Mania (hijau) dan Simanis Ultras (hitam).
Namun
ternyata manajemen mempunyai alasan tersendiri pihaknya ingin mengubah
warna tersebut, Dirtek Sriwijaya FC Indrayadi mengatakan pihaknya tidak
memiliki niat untuk mengubah sejarah Sriwijaya FC yang kental dengan
warna kuning.
Dirinya
berpendapat bahwa mengubah warna dapat memberikan kenyaman bagi suporter
yang tidak sama sekali beriafiliasi dengan tiga kelompok suporter
tersebut.
"Sebenarnya
tidak mengubah sejarah dengan mengubah warna, karena motif motif
songketpun masih tetap ada, tapi kita mencoba berfikir positif saja,
bahwa dengan perubahan warna ini akan memberi aura positif bagi kita,
dan juga untuk kenyaman suporter dengan adanya warna baru,"
"Warna
kunig hijau dan hitam merupakan warna yang berafiliasi dengan simbol
simbol suporter, jadi suporter yang tidak berafiliasi dengan warna
tersebut akan lebih nyaman dan lebih menyatu dengan jersey yang tentunya
punya ciri khas juga,"ungkap Indrayadi, Selasa (10/3/2020).
Seperti
diketahui manajemen memilih dua warna jersey yakni Merah Maroon dan
putih, meskipun begitu, Jersey yang di gadang gadang akan dikenakan pada
laga perdana pada 15 Maret mendatang ini, sampai saat ini masih belum
menentukan warna apa yang akan dikenakan untuk laga home maupun away.
"kita belum memastikan apakah merah maroon atau putih untuk home kita akan masih tanyakan lagi dengan coach Budi," katanya.
Sementara
Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) untuk sponsor, Sriwijaya
FC nampaknya masih akan menggunakan Calci yang merupakan aparel
Sriwijaya FC musim ini.
"Untuk
jersey sudah resmi kita daftarkan pada operator kompetisi PT LIB (Liga
Indonesia Baru), dan juga nantinya akan melekat logo-logo sponsorship
tim Sriwijaya FC,"timpalnya. (Nis)