Notification

×

Tag Terpopuler


Polres Muba gelar Ra­pat Koor­dinasi Pena­nggulangan Bencana Alam

Wednesday, February 26, 2020 | Wednesday, February 26, 2020 WIB Last Updated 2020-02-26T06:13:26Z

MUBA, SP - Intensitas hujan yang terus mengguyur akhi­r-akhir ini, telah menjadi perhatian ser­ius beberapa pihak, meng­­ingat Kabupaten Muba memiliki wilayah da­taran rendah yang se­bagian besar daerah alir­an sungai, hal itu tidak menutup ke­mungkinan akan berda­mpak terjad­inya ben­cana alam se­perti Banjir dan pohon tumb­ang.

Menyikapi kemungkinan terburuk yang bakal terjadi, Polres Mu­ba gelar Rapat Koor­­dinasi Penanggulangan Bencana Alam yang dipimpin Kapolres Mu­ba AKBP Yudhi Surya Markus Pinem SIK den­gan melibatkan stake­holder yang ada di Kabupaten Muba.

Instasi yang ikut da­­lam Rakor tersebut TNI, BPBD Muba, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Pol-PP, Camat, para Pejabat Uta­ma Polres Muba dan wa­rtawan yang bertugas di Muba.

Pada kesempatan itu, Kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markus Pinem SIK mengatakan, Rakor ini bertujuan untuk menyamakan pe­rsepsi tentang cara bertindak, apabila terjadi bencana alam di Kabupaten Muba.

“Kami mengharapkan adanya sinergitas ant­­ar instansi terkait, dalam menangani dan menanggulangi terj­adinya bencana alam,­"​ jelasnya, (26/2/­2020).

Kapolres membeberkan bahwa penanggulangan bencana adalah tug­­as bersama, untuk me­lindungi masyarakat Kabupaten Muba jika terjadi bencana. “I­ni adalah tugas be­rs­ama, mari kita pe­rsi­apkan segala ses­uatu­nya untuk antis­ipasi bila terjadi bencan­a,” imbuhnya.

Lebih lanjut menurut­nya, curah hujan yang cukup tinggi beber­apa hari dan beberapa minggu yang lalu membuat semua pihak harus siaga. "Polres Musi Banyuasin dalam hal ini telah membe­rikan bantuan kepada korban banjir​ yang ada dibeberapa tit­ik seperti bantuan baksos, sembako terma­suk beberapa waktu lalu di SP 3 dan di dusun Serasan Jaya," Pungkasnya.

Sementara, Kalak BPBD Muba Indita Purnama mengatakan Kabupat­en Muba saat ini mas­uk siaga banjir khus­usnya yang berada di bantaran sungai mus­i. Pemkab Muba telah melakukan siaga banjir di wilayah bantaran sungai mulai dari Desa Babat Toman, Lawang Wetan dan beberapa desa yang rawan banjir.

"Dari bulan desember sudah mendirikan posko. Berkoordinasi dengan dinas kesehatan masalah obat obatan yang berkaitan dengan terjadinya penyakit di masyarakat," jelasnya.

Lebih lanjut Indita menjelaskan, saat ini pihaknya terus memantau dan monitor setiap saat perkembangan yang terjadi di wilayah masing-masing. "Bersama instansi terkait, TNI Polri kemudian yang berkaitan sesuai dengan arahan Pak Bupati bahwa pemerintah daerah harus menjamin kebutuhan mendasar dari masyarakat yang terdampak banjir dan ada beberapa wilayah seperti SP3, itu rencananya tahun ini juga akan disiapkan tanah untuk tempat relokasi," imbuhnya.

Indita menghimbau, agar masyarakat yang terdampak terutama yang di bantaran sungai harus waspada, berhati-hati terutama menjaga anak-anak mengawasinya supaya tidak terjadi hal-hal yang diinginkan. (ch@)
×
Berita Terbaru Update