Notification

×

Tag Terpopuler


PIM Mall Belum Bayar PBB

Tuesday, January 21, 2020 | Tuesday, January 21, 2020 WIB Last Updated 2020-01-21T11:05:08Z

- Denda 2 Persen Menanti

- PIM:Ada Kenaikan Signifikan

PALEMBANG, SP - Pusat perbelanjaan modern Palembang Indah Mall,(PIM) terletak di Jalan Letkol Iskandar Kelurahan 24 Ilir Kecamatan Bukit Kecil dan Hotel Emelia ternyata belum membayar Pajak Bumi Bangunan,(PBB) Tahun 2019. Jumlahnya mencapai Rp 1,2 miliar.

Kepala Badan Pengelolaan Pajak Daerah, (BPPD), H.Sulaiman Amin mengungkapkan jika PIM dan Hotel Emelia memiliki pajak terhutang sebesar Rp 1,2 miliar dengan 2 Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang,(SPPT), PIM dan hotel. Saat ini,pihaknya sudah memberikan surat pemberitahuan ke pihak PIM untuk dibayar."Untuk nilai pajak yang nominal besar kita gandeng kejaksaan", ungkap Sulaiman,disela-sela rapat membahas Raperda tentang pajak di ruang Banmus,DPRD Palembang,Selasa,(21/01).

Dijelaskannya, untuk Wajib Pajak,(WP), yang tidak melunasi piutangnya hingga jatuh tempo maka akan dikenakan denda sebesar Rp 2 persen denda keterlambatan perbulan. Untuk PIM dan Hotel Emilia sudah jatuh tempo per 31 Desember 2019 lalu. meskipun, saat ini sudah ada mediasi dengan pihak PIM tapi belum ada titik temu."Kita masih menunggu i'tikad baik untuk membayar pajak terhutang tersebut", jelasnya.

Kabid Piutang BPPD Kota Palembang,Betha Yuda menambahkan,pihaknya,sudah memberikan SPPT untuk 2 objek  pajak PIM dan Hotel Emilia hingga 7 hari kedepan jika belum direspon maka akan dikirim Surat Peringatan (SP), I dan SP II hingga 7 hari selanjutnya. Setelah itu,dilakukan pemanggilan untuk mediasi jika pada tahap itu masih tidak diindahkan atau tidak ada i'tikad baik maka akan diserahkan ke kejaksaan."Jika pada tahap kejaksaan belum juga ada jalan keluarnya maka akan dilakukan penyegelan".Tambahnya.

Terpisah, Pengelola PIM dan Hotel Emilia saat dikonfirmasi prihal ini,membenarkan adanya pajak terhutang untuk 2 objek pajak tersebut tapi hal itu sudah dilakukan negosiasi karena ada kenaikan yang signifikan dari tahun 2018."Nilai kenaikannya sangat tinggi tapi sudah dilakukan pengurusan,masih tahap negosiasi", kata sumber pengelola PIM yang namanya minta jangan ditulis.(hmy)
×
Berita Terbaru Update