![]() |
Ilustrasi. (Foto/net)
|
PALEMBANG,
SP - Gubernus Sumatera Selatan (Sumsel), Hermna Deru mengaku, ada 240 mobil dinas milik provinsi Sumsel
yang belum kebali. Jelaskannya, ratusan mobdin yang belum kembali tersebut
menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi pemrov dan Kejaksanaan Tinggi Sumsel.
“Kita telah
melakukan kerjsama bersama Kajti Sumsel. Dari kerjsama ini, sekitar 30 mobdin
aset kita bisa kembali. Masih ada 240 mobdin lagi dan ini menjadi PR kita,”
ungkapnya usai menerima kunjungan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumsel, Wisnu Broto
di ruang tamu Kantor Gubernur sumsel, Senin (7/1/20).
Kendati
terjadinya pergantian posisi Ketau Kejati Sumsel, namun Deru berharap Kejati
yang baru diduduki oleh Wisnu Broto saat ini tidak menjadi penghambat proses
pengembalian sejumlah aset Sumsel yang belum dikembalikan tersebut.
“Kita berharap,
Kejati yang baru, bisa melanjutkan kesolidan hubungan Pemprov dan Kajati serta
Forkompinda lainnya,” harapnya.
Selain itu, Deru
jug barharap manajemen sedulur (kekeluargaan), kekompakan dan rasa persaudaraan
tetap terjadui dengan baik. Jika itu sudh terbentuk maka, pergantian pemimpin
tidak akan mempengaruhi sejumlah kinerja di semua lini.
Dalam pertemuan
itu, Gubernur Sumsel didampingi langsung oleh Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi
Yahya, Sekretaris Daerah Sumsel, Nasrun Umar dan Asisten Bidang Pemerintahan
dan Kesra Pemprov Sumsel, Akhmad Nadjib. (Kar)