![]() |
BANYUASIN, SP - Satgas Karhutla Posko Terpadu 06 Air Kumbang pada Jum'at (01/11) kini terus melakukan upaya patroli dalam wilayah kerjanya guna mengantisipasi tejadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Patroli Terpadu tersebut berlokasi di Desa Sidomulyo Kecamatan Air Kumbang Kabupaten Banyuasin dengan pelaksana Patroli yakni Doli kristiawan (BPBD), Hedi Gumara (BPBD),Ahmad Riva'i Arif (BPBD), Bripka Syahfrizal (POLRI), Serka Rulli Andeni (TNI), Ariyanto (MA), M. Diki Ramadani (MPA) dan Agus Junedi (DPA).
Dalam giat tersebut Satgas Karhutla melakukan Sosialisasi tentang dampak dan bahaya yang ditimbulkan akibat Karhutla, serta larangan membuka lahan dengan cara membakar kepada Bpk. Mujiono dan Bpk. Karyono Warga Desa Sidomulyo Kecamatan Air Kumbang Kabupaten Banyuasin.
Juga melakukan Sosialisasi tentang dampak dan bahaya yang ditimbulkan akibat Karhutla serta larangan membuka lahan dengan cara membakar kepada Bpk. Rusdiono dkk Warga Desa Sidomulyo Kecamatan Air Kumbang Kabupaten Banyuasin.
Tim kemudian melakukan sosialisasi serta pemahaman tentang Karhutla dan pembukaan lahan dengan cara tidak dibakar, tak lupa tim pun memberikan alternatif bahwa membuka lahan pertanian tidak harus dibakar tapi bisa dilakukan dengan pengolahan lahan tanpa bakar (PLTB).
"Hal itu dengan cara sisa dari ranting, daun, dapat dijadikan pupuk kompos yang bisa dipakai/digunakan untuk kebun sendiri sehingga dapat menghemat biaya pertanian," kata Kapolsek Air Kumbang AKP Gunawan Sahferi, SH saat dikonfirmasi media ini.
Bahkan sisa dari potongan kayu dapat digunakan untuk pembuatan cuka kayu dan briket arang sehingga dapat bermanfaat bagi diri kita sendiri, dan bisa dijadikan mata pencarian warga untuk menambah penghasilan di dalam keluarga.
Menurut Kapolsek Kondisi wilayah Desa Sidomulyo sekarang memasuki musim kemarau dan setelah dilakukan uji remas serasa terlihat kadar air bahan bakar sudah mulai mengering dan ketinggian muka air sudah jauh drastis menurun dan banyak juga areal rawan tidak memiliki sumber air.
"Warga Desa Sidomulyo sangat mendukung pencegahan Karhutla. Dan mereka tahu bahwa dampak dari Karhutla dapat merugikan kesehatan serta dapat mengganggu aktivitas mereka sehari-hari. Dan mereka memahami apa yang telah disampaikan oleh Tim. Kemudian mereka juga akan menyampaikan kembali pesan yang telah mereka terima dari Tim kepada tetangga, teman, dan sanak keluarga yang lainnya," tandasnya. (Adm)